To Write the Unwritten

Word is a new heart

1 note

Armada

Kembangkan layar dan siapkan kemudi. Angkat sauh dan armada siap menjelajah lautan, dimana aku sang nahkoda dan kau pulau misteri.

Bermodalkan potongan peta dan hanya jarum kompas, kan kuraih engkau. Kabut bukan penutup dan ombak bukan halangan.

Kan kuraih engkau.

Ada karang di utara, sedang laut mendorong ku dari selatan. Ombak yang menghantam, sedang kapal kayu yang lapuk. Ini bukan halangan.

(aku kepada awak) “Jangan menyerah, di ujung sana, pulau misteri menyembunyikan cantiknya dan kita akan duduk - duduk dibawah nyiur sembari merangkul kita”.

“Yang harus kita lakukan hanya melawan malam ini dan bertahan malam esok. Niscaya, lusa pagi kita akan meraih kemenangan”.

(dalam hati) Demi armada, akan kuraih pulauku!

Filed under sajak

  1. gerlangga posted this