To Write the Unwritten

Word is a new heart

Notes

Peluh

Di pojok aku berdiri

melihat ke tiap sudut ruangan

dalam bayang ku melihat cahaya

di sudut jauh sana

kadang kuning

kadang biru

kadang merah

(berjalan menghampiri)

ada sosok disana

(berjalan)

semakin jelas

(berjalan)

ada wajah disana

ada senyum juga

(berjalan lebih cepat)

manis, menenangkan

(lebih cepat)

kulihat mata,

mengisyarat indah

(berlari kecil)

senyumnya untukku!

(berlari lebih cepat)

dan tatapannya menujuku!

(berlari cepat)

dia menantiku disana!

(berlari sangat cepat)

(berlari sangat cepat)

(berlari agak cepat)

(berlari sedikit cepat)

(berlari lambat)

(berjalan cepat)

(berjalan lebih lambat)

(lebih lambat)

(berhenti)

dari semua peluh,

aku baru berpindah satu langkah

Filed under sajak